CARA PEMBUATAN PESTISIDA NABATI

PANDUAN PEMBUATAN

BOKASI MEGA NPK,BOKASI PUPUK KANDANG DAN PESTISIDA NABATI

OLEH:

AHMADI (POPT-PHP KECAMATAN SUKARESMI KAB. PANDEGLANG )

  1. 1. BOKASI   MEGA    NPK

BAHAN-BAHAN

  1. 50 LITER AIR
  2. 3 kg NPK atau  (1.kg UREA, 1.kg SP36, 1.kg  KCL)
  3. ½ kg GULA PASIR atau GULA MERAH
  4. 1 liter M-BIO

CARA MEMBUATNYA.

Larutkan 1 liter M-BIO dengan 50 liter air simur, tembahkan 3 kg NPK atau (1. kg UREA, 1. kg TES36, 1. kg KCL) dan gula pasir atau gula merah ke dalam ember atau drem. Aduk sampai rata dan tutup rapat atau tidak ada celah udara yang masuk,diamkan selama 48 jam atau 2 hari (diaduk pagi sore) setelah 48jam atau 2 hari larutan tersebut siapa digunakan.

CARA PENGGUNAAN

Setiap 1liter bahan di tambah 10 liter air murni disemprotkan pada tanaman atau disiramkan.

Aplikasi atau penggunaannya 1 minggu 1 kali digunakannya.

  1. 2. BOKASI   PUPUK  KANDANG

BAHAN-BAHAN

  1. 50 LITER AIR MURNI
  2. 10 kg PUPUK KANDANG
  3. ¼ kg GULA PASIR ATAU GULA MERAH
  4. ¼ kg liter M-BIO

CARA MEMBUATNYA

Larutan ¼ liter M-BIO dengan 50 liter ar murni, tambahkan 10 kg pupuk kandang dan gula pasir atau gula merah kedalamdrem atau ember aduk sampai rata dan tutup rapat atau tidak ada celah udara yang masuk diamkan selama 4 – 7 hari (diaduk pagi dan sore).

CARA PENGGUNAAN

Setiap 1 liter bahan ditambah 10 liter air murni disiramkan pada pangkalan batang tanaman

Aplikasi atau penggunaannya 2 minggu 1 kali.

  1. 3. RACUN UNTUK WALANG SANGIT/LEMBING

BAHAN

  1. 1 ONS TEMBAKAU
  2. 50 LEMBAR DAUN SIRIH
  3. ½ LITER SPIRTUS atau M-BIO
  4. 10 LITER AIR MURNI

CARA PENBUATANNYA

Daun sirih ditumbuk halus dan diremas-remas dengan air, masukan tembakau diaduk hingga rata selanjutnya disaring dan tambahkan spritus atau M-BIO.

CARA PENGGUNAANNYA.

Bila ada gejala serangan walang sangit atau lembing segera semprotkan dengan dosis 1 – 1,5 liter dicampur dengan air 14 liter.

  1. 4. RACUN NABATI

BAHAN

  1. DAUN ATAU BUAH KECUBUNG ½ KG
  2. 10 LITER AIR dan ¼ LITER M-BIO

CARA MEMBUATNYA

Daun atau buah kecubung ditumbuk hingga halus, lalu campurkan dengan air remas-remas kemudian disaring dan campurkan M-BIO sampai 1 hari 1 malam.

CARA PENGGUNAAN

Semprotkan pada tanaman dengan dosis 1 – 1,5 liter dicampur dengan air 14 liter.

  1. 5. MANFAAT TANAMAN SUREN

A. BAGIAN TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN.

Bagian yang digunakan adalahnya daunnya. Namun kulit batangnya berbau tajam dan dapat berperan sebagai pengusir hama. Penggunaan kulit batang sebagai bahan insektisida nabati sangat tidak dianjurkan karena akan menggagu pertumbuhan tanaman bila kulit batanggnya diambil.

B.KANDUNGAN AKTIF.

Daun suren mengandung Surenon,Surenin dan Surenolaklon.

C. HAMA YANG DIKENDALIKAN

Secara tradisional, daunnya dipakai untuk mengusir hama dengan menancapkan dipinggir sawah untuk menghalau WALANG SANGIT.

6. RACUN UNTUK MENGENDALIKAN HAMA SECARA UMUM

BAHAN :

  1. DAUN MIMBA  8 kg
  2. LEUNGKUAS  6 kg
  3. SERAI  6 kg
  4. DITERJEN atau SABUN COLEK 20 kg
  5. AIR  20 liter

CARA MEMBUATNYA.

Daun mimba, leungkuas, dan serai ditumbuk halus atau dihaluskan, sluruh bahan diaduk rata dalam 20 liter air lalu direndam selama sehari semalam (24 jam) keesokan harinya larutan disaring dengan kain halus, larutan hasil penyaringan diencerkan kembali dengan 60 liter air, larutan tersebut dapat digunakan untuk lahan 1 ha.

CARA PENGGUNAANNYA

Semprotkan cairan tersebut pada tanaman.

RACUN UNTUK WERENG BATANG COKLAT (WBC)

BAHAN :

  1. DAUN SIRSAK  1 GENGGAM
  2. RIMPANG JERINGAU  1 GENGGAM
  3. BAWANG PUTIH  20 SIUNG
  4. DETERJEN ATAU SABUN COLEK  20 gram
  5. AIR   20 LITER.

CARA MEMBUATNYA

Daun sirsak, rimpang jeriungau dan bawang putih ditumbuk atau dihaluskan seluruh bahan dicampur dengan deterjen kemudian direndam dalam 20 liter air selama 2 hari.

Keesok harinya larutan bahan disaring dengan kain halus, setiap 1 liter larutan hasil saringan dapat diencerkan dengan 10 – 15 liter air. Larutan pastisida nabati ini siap digunakan untuk mengendalikan hama wereng batang coklat.

CARA PENGGUNAANNYA.

Semprotkan cairan ke tnaman yang terserang wereng batang coklat, yang biasanya hama ini terdapat di tanaman bagian bawah.

8. RACUN UNTUK  HAMA BELALANG DAN ULAT

BAHAN :

  1. DAUN SIRSAK  50 LEMBAR
  2. DAUN TEMBAKAU  1 GENGGAM
  3. DITERJEN ATAU SABUN COLEK  20 gram
  4. AIR  20 LITER

CARA MEMBUATNYA

Daun sirsak dan daun tembakau ditumbuk halus, seluruh bahan diaduk sampai rata dalam 20 liter air lalu diendapkan semalam dan keesokan harinya larutan disaring dengan kain halus. Larutan hasil saringan diencerkan dengan air sebanyak 50 – 60 liter. Larutan siap digunakan.

CARA PENGUNANNYA

Sempotkan cairan tersebut ke tanaman yang terserang hama.

9. RACUN UNTUK HAMA WERENG COKLAT, PENGGEREK BATANG (SUNDEP/BELUK) DAN NEMATODA.

BAHAN :

  1. BIJI MIMBA  50 gram
  2. ALKOHOL  10 cc
  3. AIR   1  LITER

CARA MEMBUATNYA

Biji mimba ditumbuk halus dan diaduk dengan 10 cc alkhol lalu diencerkan dengan 1 liter air. Larutan diendapkan semalam dan keesokkan harinya larutan disaring.

CARA PENGGUNAANNYA

Sempotkan cairan tersebut pada tanaman yang terserang hama atau pada hamanya langsung. Hama tidak langsung mati. Maka lakukan penyempotan ulang 2 atau 3 hari lagi.

Ket: Selamat mencoba tulisan ini juga dapat dibaca di majalah spider yang diterbitkan oleh BPTPH Banten.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: